Menikah berarti siap mengenal luar dalam dari pasangan. Seperti memahami kebiasaan, belajar menerima kekurangannya, hingga menyelami kehidupannya yang jarang ia bagi dengan orang lain. Setiap orang pasti menginginkan pasangan yang bisa menemani dalam suka duka, sehat maupun sakit.
Bukan hanya bersama saat suka dan pergi atau berubah saat duka. Seperti yang terjadi pada wanita asal Jakarta yang menganiaya suaminya saat suaminya sakit. Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan video seorang istri yang menganiaya suaminya.
Hal tersebut diketahui publik dari unggahan akun Twitter @danielht2009. Dalam video yang viral di Twitter ini terlihat seorang istri memukuli suaminya yang sedang menderita stroke. Si suami tampak tak bisa melawan karena tubuhnya melemah dan tak mampu bicara dengan sempurna.
Dalam video tersebut terlihat kejadian terjadi di ruang tengah rumah keduanya. Tidak tanggung-tanggung, dengan teganya si istri memukuli suaminya dengan tongkat yang biasanya untuk suaminya berjalan, seperti yang Liputan6.com lansir dari World of Buzz, Kamis (19/12/2019).
Bukan sekali dua kali saja, terlihat di dalam video jika si istri memukul berkali-kali baik di bagian perut hingga kepala. Akibat perbuatannya itu, suaminya mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan informasi, video tersebut direkam secara sengaja oleh sang istri.
Video tersebut juga berisikan curhatan sang istri sebelum dirinya melakukan tindak kekerasan. Wanita itu bercerita jika dirinya kesal dengan kondisi suaminya yang tak berdaya seperti ini.
Terlebih kini suaminya sudah tidak bisa lagi mengurus dirinya sendiri dan selalu merepotkan dirinya. Ia juga bercerita jika sang suami yang kerap buang air besar meskipun sudah berkali-kali di bersihkan.
Dirinya juga mengaku merasa lelah dan siap untuk berpisah dengan suaminya. Hal ini lah yang membuatnya emosi dan marah.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga sang pelaku berinisial MFJ (35), tersebut memiliki gangguan kejiwaan. Saat ini, pihak kepolisian juga telah membawa sang pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat, guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Indikasi awal, saat kita datang teriak-teriak. Sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Grogol," sambung Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim.
Walaupun begitu pemeriksaan pada pelaku masih tetap berjalan sebagaimana semestinya. Tujuannya agar bisa lebih memastikan apakah kasus ini akan ditindak lanjut lebih dalam atau tidak. Meski begitu, pihak kepolisian masih belum bisa memberikan pernyataan apapun hingga hasil dari rumah sakit jiwa keluar.